Berpetualang Mendaki Gunung Bongkok

Pada sutau hari aku dan teman-temanku pergi untuk mendaki gunung bongkok yang berada di Kp. Pasir Eurih Desa Sindanglaya Kec.Sobang Kab.Lebak-Banten. kami berencana untuk pergi kesumur 7 dan batu haji yang keduanya mempunyai sejarah. yang membuat saya dan teman-teman semakin penasaran untuk pergi kesana melihat seperti apa yang dinamakan sumur 7 dan batu haji itu. Gunung yang sangat tinggi membuat saya dan teman-teman untuk berhenti beristirahat. dan kamipun beristrihat dulu karena yang lumaya cape sekali. Sewaktu kami beristirahat kami melihat pohon-pohon yang sangat besar, monyet-monyet yang sedang asik bermain dan ditambah suara burung-burung yang indah menawan. waktu istirahat kami sudah lumayan lama kami pun melanjutkan perjalanan kembali, kami terus berjalan dan tempat yang dimaksud kami sudah mulai dekat. dengan pantang menyerah dan semangat yang luar biasa kami terus berjalan, dan akhirnya sampai juga di sumur 7. pas saya sampai disumur 7 saya merasa aneh gitu, kan yang namanya sumur itu kan ada airnya tapi ko itu gak ada yah, aneh kan. katanya sumur 7, 1 aja gak ada.he, tapi itu sejarah gunung bongkok. Sumur 7 ada cuma tidak melihatkan pada kita, katanya hanya orang yang beruntunglah yang bisa melihat air yang berada disumur 7 itu. setelah kami berada disumur 7 kami melanjutkan untuk pergi kebatu haji yang berjarak sekitar 30 meteran dari sumur 7 menuju kebatu haji, kami pun terus berjalan menuju batu haji dan akhirnya kami sampai juga disana sambil kami beristirahat makan dan berpoto-poto dibatu haji. batu haji adalah sejenis batu yang memiliki prasejarah yang saya juga tidak tahu sejarahnya apa. jika anda ingin  tahu sejarahnya kalian bisa datang ke Kp.Pasir Eurih Desa Sindanglaya, Kec.Sobang Kab.Lebak Prov.Banten.

Inilah dokumentasi saya dan teman-teman ketika berada digunung bongkok










































Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROPOSAL REHABILITAH RUMAH TIDAK LAYAK HUNI (RRTLH)

MAKALAH; Mc. Access

SEJARAH DRAMA KERAJAAN MATARAM KUNO